Fachruddin Apresiasi PII Riau, Penghargaan Jadi Motivasi Perkuat Keinsinyuran Rokan Hulu
NUSAPOS.COM | Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Rokan Hulu, Ir. Fachruddin Siregar, S.T., M.T., IPP., menyampaikan terima kasih kepada PII Wilayah Riau atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Penghargaan bertajuk PII Riau Engineering Appreciation 2026 tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi Pemkab Rokan Hulu dalam Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Fachruddin menilai penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan insan keinsinyuran untuk semakin memperkuat peran profesi insinyur dalam pembangunan.
Menurut dia, tenaga keinsinyuran memiliki posisi penting dalam memastikan pembangunan daerah berlangsung secara profesional, terencana, aman, serta memperhatikan aspek keberlanjutan.
"Terima kasih kepada PII Wilayah Riau yang telah memberikan PII Riau Engineering Appreciation 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran keinsinyuran dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Fachruddin. Jum'at (16/10/2026).
Ia mengatakan, keikutsertaan Rokan Hulu dalam IKD 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi keinsinyuran.
Partisipasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan data, tetapi dapat menjadi dasar untuk memetakan kebutuhan tenaga profesional sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor.
"Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan PII harus semakin kuat, sehingga tenaga keinsinyuran dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal dalam pembangunan Kabupaten Rokan Hulu," katanya.
Fachruddin menambahkan, kolaborasi tersebut penting terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penerapan teknologi, pengembangan industri, keselamatan publik hingga pengelolaan lingkungan.
Penghargaan PII Riau Engineering Appreciation 2026 diserahkan dalam rangkaian Gala Dinner & Engineering Networking Night 2026 yang digelar PII Wilayah Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau di Ballroom Menara Dang Merdu, Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Rabu (14/10/2026).
Sertifikat penghargaan diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu, H. Zulfikri, S.T., yang hadir mewakili Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M.
Ketua PII Wilayah Riau, Ir. Ulul Azmi, S.T., M.Si., CST., IPM., ASEAN Eng., mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemkab Rokan Hulu dalam mendukung penguatan profesi keinsinyuran dan penerapannya dalam pembangunan daerah.
"Dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau, Rokan Hulu menjadi satu-satunya daerah yang telah melakukan pengiriman data Indeks Keinsinyuran Daerah Tahun 2026. Ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi daerah lainnya," ujar Ulul Azmi.
Menurut Ulul, IKD merupakan instrumen penting untuk memetakan kapasitas keinsinyuran, memperkuat sumber daya manusia, sekaligus meningkatkan kontribusi tenaga profesional dalam pembangunan daerah.
Program IKD yang didorong PII bersama Kementerian Dalam Negeri dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diharapkan dapat meningkatkan perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan insinyur profesional di berbagai sektor pembangunan.
Ulul menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga tenaga profesional yang memiliki kompetensi serta bertanggung jawab terhadap aspek keselamatan publik.
"Pembangunan daerah membutuhkan insinyur yang kompeten, profesional, dan memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan publik. Kami berharap partisipasi Kabupaten Rokan Hulu menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah kabupaten/kota di Riau untuk semakin aktif mendukung penguatan ekosistem keinsinyuran," katanya.
Meski demikian, Ulul menekankan penghargaan tersebut bukan berarti Rokan Hulu memperoleh peringkat tertinggi dalam IKD.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi dan komitmen Pemkab Rokan Hulu dalam mengikuti IKD Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Keterlibatan tersebut dinilai strategis karena dapat menjadi dasar pemetaan kebutuhan tenaga keinsinyuran sekaligus mendorong perencanaan pembangunan yang berbasis kompetensi dan standar profesional.
PII Wilayah Riau berharap langkah Rokan Hulu dapat diikuti kabupaten/kota lainnya. Dengan demikian, penguatan ekosistem keinsinyuran di Riau tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas pembangunan.
"Keinsinyuran harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan daerah. Kami berharap semakin banyak pemerintah daerah di Riau yang berpartisipasi dalam Indeks Keinsinyuran Daerah, sehingga kontribusi insinyur terhadap pembangunan dapat terus ditingkatkan secara terukur dan berkelanjutan," ujar Ulul.(*)
Editor :Febri Wahyudi