Fachrudin Siregar: PMII Adalah Laboratorium Kepemimpinan, Pemimpin Tak Lahir dalam Semalam
Dokumen Foto Ir. Fachruddin Siregar, ST. MT memberikan kata sambutan dan pesan kepada Pengurus dan Anggota PMII.
NUSAPOS.COM - Anggota Kehormatan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rokan Hulu, Ir. Fachrudin Siregar, S.T., M.T., menghadiri agenda kaderisasi fundamental Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) RAYA Tahun 2026 yang digelar di Aula FKIP Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan kaderisasi tersebut menjadi momentum penting bagi PMII dalam memperkuat regenerasi sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar organisasi kepada para calon kader.
MAPABA RAYA Tahun 2026 ditaja secara kolektif dengan semangat kolaborasi oleh empat rayon di lingkungan Komisariat Universitas Pasir Pengaraian (UPP). Kegiatan tersebut juga diikuti oleh mahasiswa dari empat komisariat PMII yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam pelaksanaannya, para Ketua empat rayon turut mengambil peran sebagai ketua pelaksana. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dari proses pembelajaran organisasi, khususnya dalam membangun kemampuan kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, serta kerja sama antarkader.
Fachrudin Siregar memberikan apresiasi kepada seluruh Ketua Rayon beserta anggota yang telah bekerja sama menyiapkan dan menyukseskan pelaksanaan MAPABA RAYA 2026.
Menurut dia, keberhasilan sebuah kegiatan organisasi tidak hanya diukur dari terselenggaranya acara, tetapi juga dari proses yang dijalani para kader selama mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ia menilai proses tersebut merupakan bagian dari pembelajaran kepemimpinan yang sangat penting bagi mahasiswa.
"PMII adalah tempat kita belajar tentang arti kesabaran dalam berproses. Tidak ada pemimpin yang lahir dalam semalam. Semua butuh proses, butuh organisasi, dan butuh kebersamaan untuk bertumbuh," ungkap Fachrudin.
Ia mengatakan, PMII harus mampu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang matang.
Menurutnya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi laboratorium untuk belajar menghadapi persoalan, mengambil keputusan, menghargai perbedaan pendapat, serta membangun tanggung jawab bersama.
"PMII adalah laboratorium kepemimpinan. Di sinilah kita belajar bagaimana memimpin diri sendiri, memimpin kelompok, kemudian belajar mengambil tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat," katanya.
Fachrudin juga berpesan kepada para peserta MAPABA agar tidak memandang proses kaderisasi hanya sebagai formalitas untuk menjadi anggota organisasi.
Sebaliknya, kaderisasi harus menjadi pintu masuk untuk memahami nilai-nilai perjuangan PMII sekaligus membangun komitmen untuk terus belajar dan berkontribusi.
Ia mengingatkan para mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan selama menjalani proses kaderisasi maupun aktivitas organisasi.
"Jangan takut berproses. Jangan takut menghadapi perbedaan dan tantangan. Karena dari proses itulah mental, karakter, dan kemampuan seorang kader akan terbentuk," ujarnya.
Fachrudin berharap MAPABA RAYA Tahun 2026 dapat melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, integritas, kepedulian sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi semangat kolaborasi empat rayon dan empat komisariat PMII se-Rokan Hulu yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Pertahankan semangat kebersamaan ini. Jangan hanya kuat ketika membuat kegiatan, tetapi juga harus kuat dalam menjaga silaturahmi, berdiskusi, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun masa depan," pesan Fachrudin.
MAPABA RAYA 2026 diharapkan menjadi awal bagi para peserta untuk mengenal lebih jauh nilai, tradisi, serta arah perjuangan PMII. Lebih dari itu, kaderisasi tersebut diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang kelak mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kaderisasi berkelanjutan, PMII Rokan Hulu terus didorong untuk melahirkan kader yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus tetap berpijak pada nilai keislaman, keindonesiaan, intelektualitas, dan komitmen pengabdian.
Kegiatan tersebut di hadiri, Majelis Pembina Cabang (MABINCAB) PMII Rohul, Muhammad Akbar Hermawan, S.Pd, serta Majelis Pembina Komisariat (MABINRA) PK PMII UPP, Danang Maulana Muhammad, S.Pd, Ketua IKA PMII UPP Nur Rohim, Ketua Pengurus Cabang PMII Rohul Endah Tuahta Ginting, Ketua KOPRI PC PMII Rohul Siti Mei Saroh bersama jajaran, Ketua Pelaksana dan jajaran Pengurus Komisariat, Pengurus KOPRI Komisariat, senior, alumni, serta seluruh peserta MAPABA RAYA 2026.(*)
Editor :Febri Wahyudi