Kasat Lantas Polres Rohul Himbau Masyarakat Untuk Selalu Memakai Helm Bila Berkenderaan
Dokumen Foto Kasat Lantas Rohul memberikan nasehat kepada salah satu anak di bawah umur yang terjaring dalam razia helm di hadapan keluarganya.
Nusapos-Com| Personil Satlantas Polres Rokan Hulu (Rohul) beserta jajarannya menggelar razia "Bulan Tertib Helm" salah satu program dari kepolisian dalam rangka untuk memberikan kesadaran kepada pengguna kendaraan roda dua agar melengkapi semua persyaratan untuk berlalu lintas di jalan raya.
Seperti yang di sampaikan oleh Kapolres Rohul melalui Kasatlantas Polres Rohul AKP Bagus Harry Priambodo SIK yang di dampingi oleh Kanit Regident IPTU Lupino dan Kanit Rajawali IPDA Lof Lasri Nosa saat berbincang-bincang dengan para awak media wartawan. Selasa (24/05/2022).
Dalam penyampaiannya Kasatlantas mengatakan razia tertib helm bagi pengguna kendaraan roda dua bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya untuk melengkapi semua persyaratan dalam penggunaan roda dua terutama dalam memakai helm.
"Razia ini kita gelar dalam rangka Bulan Tertib Helm untuk menertibkan pengguna kendaraan, dan ada di beberapa titik yang kita lakukan untuk daerah kota Pasir Pengaraian, yaitu di bundaran ratik togak komplek Pemkab Rohul, Simpang Tangun, Simpang Empat Taman Kota dan Simpang tiga kilo meter empat," ujar kasat Lantas.
Beliau juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya warga Rohul agar dalam menggunakan kendaraan agar selalu melengkapi semua persyaratan dalam mengunakan roda dua terutama pakailah helm.
"Kita berharap dengan adanya program Bulan Tertib Helm ini bisa menimbulkan kesadaran bagi masyarakat untuk selalu memakai helm bila menggunakan kendaraan karena kalau tidak memakai helm dampak akibatnya nanti juga kepada pengguna kendaraan apa bila ada kecelakaan dalam berlalu lintas," imbuhnya.
Sementara itu Kanit Rajawali menyampaikan dalam dua Minggu terakhir ini sudah banyak yang terjaring dalam Razia Tertib Helm.
"Dalam dua minggu ini kurang lebih 350 unit kendaraan roda dua yang terjaring, dan untuk tindakan sendiri kita lakukan secara prosedur, motornya kita tilang di samping itu kita juga memberikan arahan dan nasehat," ujarnya.
"Kita juga berharap kepada para orang tua yang masih memiliki anak di bawah umur agar jangan selalu memberikan kebebasan kepada anak-anaknya yang masih sekolah untuk tidak membawa kendaraan, ini juga butuh pengawasan dari orang tua," ucapnya sambil mengakhiri.
Editor :Tim NP
Source : Tim