Upaya Penurunan Stunting Secara Terintegritas, Bupati Rohul Tanda Tangani Komitmen Bersama
Dokumen Foto Bupati Rohul H.Sukiman Pada Saat Memberikan Kata Sambutan
Rohul-Nusapos-com| Melalui Rembuk Stunting tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) berharap menurunkan angka prevalensi angka Stunting dengan dukungan dan komitmen stakeholder terkait.
Bentuk komitmen Pemkab Rohul dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan Stunting terintegrasi di Rohul, ditandai dengan Penandatanganan Komitmen bersama terkait Diseminasi Informasi, Penerapan Pengembangan PAUD HI dan Komitmen Desa Dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting terintegrasi.
Komitmen itu diteken langsung Bupati Rohul H. Sukiman, Bunda PAUD Rohul Hj.Peni Herawati Sukiman, Kadis Kominfo Rohul Drs.Yusmar M.Si, Kadis Dalduk KB Drs.Sariaman M.Si, Rabu (15/09/2021)
Selain itu, Kadiskes Bambang Triono, Kepala Bappeda Rohul M.Zaki SSTP, Kadis DPMPD Margono, Kadisdikpora Ibnu Ulya, Pengurus PAUD HI, Ketua MUI dan Ketua MDI Rohul Camat dan Kepala Desa yang termasuk dalam lokus stunting.
Bupati Rohul H. Sukiman mengatakan upaya Pemkab Rohul dalam menurunkan Stunting sejak tahun 2018. Karena Pada tahun 2017 Kabupaten Rohul ditetapkan sebagai salah satu dari 100 kabupaten/kota di Indonesia dan satu-satunya kabupaten di provinsi Riau sebagai lokus Kabupaten stunting berdasarkan data riset kesehatan Dasar tahun 2013.
"Jadi saat itu daerah lokus stunting di kabupaten Rokan Hulu terdapat di 10 desa yang tercakup dalam 6 kecamatan dengan tingkat prevalensi stunting adalah 58,9% tahun 2017," terangnya
Lanjutnya, tahun 2018 tingkat prevalensi stunting di kabupaten Rokan Hulu turun menjadi 27,3%. Hingga tahun 2019 berdasarkan data dari kementerian kesehatan tingkat prevalensi stunting kabupaten Rokan Hulu adalah 24,37%.
Dijelaskan Sukiman, Pemkab Rohul melalui OPD terkait terus berupaya melakukan penanganan stunting di kabupaten Rokan Hulu yang telah dilaksanakan secara terpadu sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang, dilakukan percepatan penurunan dan pencegahan stunting melalui program kegiatan yang ada di masing-masing OPD.
"Kita bersyukur berkat kerja keras kita semua, angka prevalensi Stunting Rohul tahun 2021 ini 17.9 persen. Dengan adanya penandatanganan komitmen bersama ini angka prevalensi stunting Rohul bisa turun menjadi 14 persen tahun 2024 sesuai target Nasional," harap Sukiman
Bupati Sukiman juga berharap melalui Rembuk stunting ini sebagai salah satu langkah dari 8 aksi percepatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi. Sehingga hasil dari rembuk stunting tahun 2021 berupa komitmen Pemkab Rohul untuk percepatan pencegahan dan penurunan stunting.
Read more info "Upaya Penurunan Stunting Secara Terintegritas, Bupati Rohul Tanda Tangani Komitmen Bersama" on the next page :
Editor :Wanti Ningsih
Source : Rilis Kominfo Rohul